Senin, 04 Maret 2013

Kisah Hidup si Anak Tomboy yang Berevolusi

Saat kelas 3 SD, Hana mengikuti lomba baca puisi untuk yang pertama kalinya. Lomba itu diselenggarakan di SDnya sendiri, dalam rangka menyambut HUT Ibu Kartini. Hana membacakan sebuah puisi karya Ayahnya sendiri. Alhamdulillah, Hana mendapat Juara I. Dan piala itu adalah piala baca puisi pertama bagi Hana :)
Oya, saat SD, Hana tomboy sekali. Hana biasa bermain dengan anak laki-laki (terutama dengan tetangga, yang juga merangkap sebagai teman TK dan teman SD ; Egi Noval Ridwan). Memanjat pohon dan mencari ikan kecil di solokan adalah hobinya. Tak jarang, Hana dimarahi neneknya karena saringan untuk memeras santan kelapa milik neneknya kotor karena dipakai untuk mencari ikan ^^v
Hana kecil juga (senang) berkelahi. Hana pernah berkelahi (bersama 3 kawan perempuannya yang lain) dengan seorang anak laki-laki yang umurnya -sekitar- 2 tahun dibawahnya. Kala itu, Hana dkk. sedang bermain monopoli. Tapi, tiba-tiba datanglah anak lelaki itu. Ia mengacak-acak uang monopoli yang tengah dimainkan itu. Alhasil, Hana dkk. marah dan langsung berkelahi (mencubit, memukul-mukul,dan menjenggut-jenggut rambut) dengan anak kecil itu. Anak kecil itu menangis sekencang-kencangnya. Tapi Hana dkk. santai-santai saja, seakan-akan tidak pernah ada yang terjadi sebelumnya. (parah)
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Hana memang gemar menyanyi. Hana sering diikutsertakan dalam lomba menyanyi (pupuh sunda ataupun lagu-lagu pop). Saat kelas 3 SD, Hana juga sempat mengikuti les vokal di Elfa Music School (cabang Panaitan). Tapi itu tak berlangsung lama. Hana mengikuti les vokal hanya sekitar 6 bulan (sebenarnya Hana tidak mau berhenti les. Tapi yaaa apa boleh buat, harus ikhlas :D ). Oya, sejak kecil hingga sekarang, Hana mengidolakan Sherina Munaf. Hana hampir hafal semua lagu Sherina :D
Hana semakin mencintai puisi dan menyanyi.
Hana juga senang membaca buku novel ataupun komik. Mungkin efek dari sering dibacain dongeng sebelum tidur waktu kecil. Haha. Waktu SD, Hana senang membaca novel seri “Kecil-Kecil Punya Karya”. Hana membaca dan mengoleksi KKPK sebanyak 26 buku. Tapi, tak hanya itu. Hana juga membaca dan mengoleksi novel-novel lain, seperti seri Pinkberry, novel terjemahan, novel karya Habiburrahman El-Shirazy, novel karya Tere-Liye, Oki Setiana Dewi, A.Fuadi, dan masih banyak lagi.
Hana lebih aktif untuk mengikuti lomba puisi dan lomba sajak sunda. Alhamdulillah, Hana sering menjuarai lomba puisi, pupuh, dan menyanyi. Hana juga diikutsertakan di klub angklung di SDnya (terkadang, Hana ditempatkan sebagai penyanyi). Selain itu, saat SD, Hana menyukai pelajaran Bahasa Indonesia. Entah kenapa, Hana bersemangat sekali jika ada pelajaran Bahasa Indonesia. Hana pun pernah mewakili sekolahnya untuk lomba calistung. Dan tentunya Hana memilih bidang menulis. Saat itu, Alhamdulillah Hana mendapat predikat Juara I.
Satu hal yang tak pernah Hana mengerti. Hana jarang belajar di rumah, tapi anehnya nilai ulangan Hana selalu baik #saat SD, sekarang??? perlu dipertanyakan# Hana juga mendapat Ranking I sejak kelas 1-6 SD. Hahaha, padahal porsi belajar Hana sangat sedikit jika di rumah. Mungkin ini yang dinamakan keajaiban. Lebih tepatnya, keanehan. Hohoho
Saat beranjak remaja, Hana berubah sikap. Kata orang-orang, Hana menjadi pemalu dan pendiam. Hana tak terlalu tomboy lagi, dan yaaaah.. bukan Hana yang dulu (katanya). Tapi itu kata orang-orang. Menurut Hana, Hana masih sama seperti yang dulu kok *gayaaaa B) :D
Tahun 2009, Hana masuk SMP. Hana diterima di SMPN 4 lewat jalur prestasi puisi. Dan di tahun itu pula, Hana membuat suatu keputusan besar : “berjilbab”. Ya, di tahun itu, Hana mulai belajar memakai jilbab. Yaa, awalnya memang agak sulit. Namun setelah terbiasa, itu semua terasa mudah (Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan :D )
Hana juga aktif di ekskul Marching Band (pemain trompet) dan di ekskul Pramuka. Hana juga bergabung di Karisma Salman ITB, tepatnya di divisi Lingkar Sahabat dan Karisma Learning Centre. Disana, Hana mengenal banyak sahabat dan pembina-pembina, serta mendapatkan banyak pengetahuan baru.
Sekarang, Hana sudah menginjak kelas 9 SMP. Yap, sebentar lagi Hana masuk SMA. Rencananya, Hana akan daftar ke SMAN 10 Bandung, dan mencoba japres puisi :)
—Hmm.. Menjelang UN, kamar Hana sudah seperti gedung DPR yang kena demo. Banyak tulisan-tulisan seperti “Man Jadda Wajada” ; “Taklukkan UN 2011/2012″ ; “Keberhasilan Hanya Untuk Yang Berusaha” ; dan lain-lain. Hahaha, inilah kisah hidup si Hana. Aneh, tapi asik. Hohoho B)—

1 komentar:

  1. Halo, maaf, ini tulisan saya. Saya yang ada di cerita tersebut. Kalau boleh tahu, ini siapa ya? kenapa tulisan saya bisa sampai ke sini? bolehkah saya meminta agar tulisan ini dihapus? terima kasih

    BalasHapus